Jadi kangen my mom…
Duapuluh Dua Desember Duaribu Enam…
It’s Mother’s Day
Pagi ini di kantor diadakan upacara dengan semua petugas perempuan untuk memperingatinya. Tidak semua sih..Inspektur upacaranya tetep aja laki-laki. Apa ini berarti masih saja ada posisi yang ditabukan untuk dipegang perempuan? Entahlah…Itu hanya pemikiran yang terlintas di benakku ketika melihatnya.
Peringatan hari ibu ini justru mengingatkanku pada salah satu film yang aku liat di Jiffest kemaren. Sebuah film dari UK dan USA karya seorang Anthony Minghella berjudul Breaking and Entering.
Film ini mengisahkan tentang seorang arsitek bernama Will (Jude Law) yang kantornya beberapa kali menjadi incaran perampok, di antaranya kelompok Miro. Hingga suatu saat, Will yang memang sengaja menunggu di depan kantornya, menangkap basah Miro yang sedang beraksi hendak merampok lagi. Will pun mengejar Miro, hingga menemukan tempat tinggalnya. Rasa penasaran tentang perampok muda yang membobol kantornya tersebut membuat Will datang di lain hari, dan bertemu dengan Amira (Juliette Binoche), ibu Miro, yang seorang pengungsi Bosnia. Pertemuan itupun berkembang menjadi sebuah hubungan yang lebih dekat lagi. Ketika Amira mengetahui maksud awal Will masuk ke kehidupannya, Amirapun berusaha melakukan segala cara untuk melindungi putranya dari tangkapan polisi.
Perjuangan Amira inilah yang begitu menyentuh. Naluri seorang ibu untuk melindungi anaknya, membuatnya melakukan apa yang sebenarnya tidak diinginkannya (terlihat dari sorot mata yang memancarkan ketidaknyamanan), mengiba, memohon, hanya agar anaknya jangan sampai ditangkap polisi. Dan memang hanya itulah tujuannya. Tidak lebih. Ketika anaknya sudah dalam posisi aman, diapun tidak meminta apa-apa lagi. Sekalipun hal itu menghancurkan hatinya.
Untuk semua ibu di dunia… Terima kasih telah mewarnai dunia dengan ketulusan cinta kasih yang tiada berbatas. Kalianlah pahlawan yang sebenarnya…
Love u mom…
December 29th, 2006 at 10:51 pm
Well,
Bentuk perkembangan hubungan antar karakter film seperti breaking n entering kok ngingetin aku pada jenis2 kayak jerry mcguire ya? ada pihak ke-3 yg akhirnya jadi perekat. Tapi kalo masalah posisi tertentu ditabukan ato tidak kok rasanya hanya kaum feminis dan maskulinis (bener ga nyebutnya) yg mengangkat hal ini. (Ngomong apa sih aku ini la wong upacara kemaren aja ga dateng. Hehehe…)