Galau
Aku tak tahu apa yang ada di pikiranmu.
Tapi aku benci kalau kau diam seperti sekarang.
Jika kau khawatir aku akan tergelincir pada sebuah rasa yang tanpa akhir, maka tenanglah.
Akupun tak bermaksud begitu rupa.
Bukan namamu yang tertulis dalam kolom tujuan tiket perjalanan ini.
Kau pemandu yang menuntun dan menemaniku dalam sepotong episodenya.
Bila kau lelah, beristirahatlah.
Biar kucoba lanjutkan perjalanan ini sendiri.
Berbekal kata hati dan arah matahari.
Kan ku kirim merpati bila ku tiba di sana nanti.
December 23rd, 2008 at 7:55 am
Geez… I thought i’m the one who has other personality… we should write together!!! kapan main ke sini bu????